LEADERSHIP – BELAJAR MENJADI SEORANG PEMIMPIN

MERASAKAN RANGKING SATU SAAT KELAS DUA DI KELAS PUTIH BIRU
Saat Ujian Nasional SD sudah berakhir, saat ijazah sudah dibagikan saat indah mendengar semua teman-teman pada lulus, saat itu pula saya mulai memikirkan tahap selanjutnya mengenai masuk ke Sekolah Lanjutan Pertama. Pertama kali saya mulai memikirkan dan mengetahui mengenai masuk ke sekolah swasta apa ke sekolah negeri ???
Saat itu juga saya mulai menyanyakan ke teman teman apakah mereka masuk ke negeri apakah masuk ke swasta, saat itu saya masih ikut-ikutan mau masuk kemana, karena saya tidak mengerti apa yang membedakan antara negeri dan swasta…(katanya sih kalau negeri uang sekolahnya murah, terus kalau swasta uang sekolahnya mahal).


saat itu nem saya berapa ya saya lupa pastinya berapa, cukup kok untuk masuk ke SLPT negeri unggulan di kota medan


Akhirnya setelah beberapa kali pemikiran, saya putuskan untuk masuk dan mencoba KEBERUNTUNGAN lagi di Al Ulum dan saya masuk lagi menjadi siswa di Sekolah Waktu saya SD tersebut. Loh kenapa BERUNTUNG ada apa dengan maksud dari KEBERUNTUNGAN ??.

bagi saya semua yang saya dapat merupakan keberuntungan yang diberikan oleh Yang Maha Esa, saya tidak terlalu menuntut dengan semua usaha yang telah saya lakukan, yang penting saya berusaha” (tapi pikiran seperti ini baru saya terapkan dalam kehidupan saya pada usia sekarang, karena dulu masih banyak pengennya hihihihi)


Nah setelah bergabung dengan SLTP Al Ulum, kesan pertama yang saya lihat,.”wah muka mereka pada asing dan sepertinya pada pintar pintar semua”, karena pada make kacamata semuanya :D. Dari sini saya mulai merasa minder karena tampang tampang mereka yang meyakinkan, seolah olah tampang saya tidak meyakinkan, hahahaha (foto) tapi ya sudahlah saya coba jalanin saja kelas ini.

Bukti kalau kelas ini memang kumpulan orang pintar pintar, waktu kelas satu saya tidak dapat ranking T_T., Cuma bisa mendapat ranking 10 untuk semester satu, dan untuk semester dua saya coba kebut,..kalau gak salah dapat rangking 7 (itupun kalau gak salah ya dah ilang raportnya :D) nah semester tiga saya lupa ranking berapa jadi gak usah dibahas ya 😀

OK semester pertama telah dilalui, sekarang masuk semester kedua…. Semakin lama persaingan pun mulai terasa, saya pun mulai merasa tertarik untuk melakukan persaingan…. al hasil tetap dapat rangking 10 (=_+) hahahaha. Tapi saya tidak patah semangat karena waktu itu saya bersaing dengan kumpulan orang – orang yang ternyata pada melakukan cara curang, apalagi yang dapat rangking satu dikelas saya bah, ternyata dia telah mempelajari Ilmu KOPEKOLOGI (mencontek dengan catatan kecil), ow saya merasa dirugikan karena ketidak sportifan tersebut. Kalau berbagi mah tidak apa apa ni dah nyontek, makan sendiri pula tuh gak bagi bagi owalah nasib. =_=! (tapi tidak apa apalah bagi saya tidak penting ranking yang penting nilai Matematika harus 8 atau 9, tidak boleh angka 7 apalagi merah, habislah saya. (kena marah sama si Bapak).

Ni salah satu contohnya teknik yang biasa digunakan orang dalam melakukan KOPEKOLOGI ;D :
  1. Menaroh contekan / kertas di kaos kaki (ni bisa dilakukan sambil si CONTEKERS melipatkan kaki dan pura-pura serius dan berpikir padahal pandangan kebawah hahahaha)
  2. Menaroh contekan di penggaris yang ukuran kertasnya sama dengan ukuran penggarisnya (asem banyak banget tu contekannya)
  3. Menggunakan Tisu atau Saputangan (ni cara lama dimana si saputangan dan tisu dicoretin dengan berbagai contekan, tentu saja tidak timbal balik hanya bagian depannya saja :P, biasanya cewek ni yang menggunakan teknik ini)
  4. Menempatkan lipatan lipatan kertas pada penghapus yang bentuknya kubus. (kan ada tu kertasnya, nah kertasnya itu yang dituliskan berbagai rumus rumus hahaha)
  5. Nah ni cara yang paling sering digunakan. MEMBUAT TULISAN DI MEJA DAN DI KURSI Hhahahahaha, penuh tu meja kalau mau ujian dan akan bersih lagi setelah 17 agustusan, karena mejanya akan di cat ulang demi

Ntu cara cara yang biasa dilakukan oleh anak-anak pelajar jaman sekarang, gua pernah nyoba kok waktu pelajaran sejarah, geografi, ampun dah tuh pelajaran gak pernah dapat nilai 8(delapan), CAPEDEH.

Dah ntu cerita semester I (SATU) sekarang kita cerita semester kedua, ilmu apa lagi ya yang akan saya dapat, tapi ntar aja deh..lain kali ya 😀

Alam yang menginginkan saya menjadi seorang pemimpin


Salam Persohiblogan ^_^
Advertisements

About Aulia Rahman

Melatih kepribadian diri dengan menulis, karena dengan menulis bisa mengajarkan kita cara bersikap, berbicara, dan bersilaturahim.
This entry was posted in Pengalaman Hidup. Bookmark the permalink.

20 Responses to LEADERSHIP – BELAJAR MENJADI SEORANG PEMIMPIN

  1. Riksa89 says:

    huahahahaha…. masa lalu yg INDAH yaaaaaaaa…. hihihihihi……rangking berapapun ga masalah menurutku. yg penting kualitas pada kenyataan lah yg penting. hehehehhe……..

  2. auraman says:

    @ika -> yup betul kadang kasian orang lain bersusah payah, yang nyontek malah tidak bertangggung jawab.. ck ck ck kasian kalau yang nyontek ntar jadi pemimpin =_=!

  3. * dimasady * says:

    wah, cerita tentang contekologi, yup bener… mengenal cerita contek-mencontek waktu zaman smp.. tapi hebat deh…

  4. auraman says:

    @dimasady : Yup, hayo pengalaman ya hahaha

  5. Qefy says:

    Yang saya tahu Aulia adalah pemimpin, jadi tidak aneh ketika Aulia Rahman jadi pemimpin. Terlebih ketika nyontek, sudah jadi keharusan semua memilihnya. Memilih sebagai Ketua Nyontek 😛

  6. auraman says:

    @QEFY : kamu membuat saya tertawa pada akhir tulisanmu "give me D, give m I, give me A, give me H and say DIAH =_=!… waakakaak

  7. Qefy says:

    Waccaw…, masi saja ngebahas nama yang tidak aku sukaaa. Saya balas dengan ulasan Serabi baru tahu kauuuu alday. Btw saya salut tulisanmu ini al. Teruskan kawan, saya penggemar setiamu. :DOooh Sigli yang terdalam. Sunyilah Kau. Hanyutkan Alday dengan dotanya. Haha… (puas aku)

  8. auraman says:

    @QEFY : =_=! , dia mulai lagi T_T

  9. kangrahmat says:

    membahas masa lalu tidak akan pernah terputus pada satu titik saja..bisa jadi novel tuh..ditunggu kunjungannya..http://kangrahmat.blogdetik.com/index.php/2010/11/15/sukes-berat-dengan-internet-sehat-tanpa-perlu-tirakat/comment-page-3/#comment-245

  10. auraman says:

    @KANGRAHMAT : wah ide bagus dijadikan novel, tapi bahannya belum terkumpul.. saya sudah singgah disana .. teirma kasih yaSALAM PERSOHIBLOGAN ^_^

  11. dimasady says:

    karena udah ada di TKP, sekalian ninggalin komen :D, *yuk semangat menjadi pemimpin masa depan~ dy !

  12. auraman says:

    @dy : nah singgah orang yang ditunggu, hahaha yuk sambil belajar sambil mengantisipasi …. Salam persohiblogan ^_^

  13. cucuharis says:

    Lama gak ke siniA yakin kau memang pantas menjadi pemimpinterus asah kemampuan kepemimpinanmu itu:)

  14. auraman says:

    @a' haris : siap a" minta doanya saja, semoga saya bisa tetap bersahaja seperti jiwa a' acoy pada blog sahaja 😀

  15. Wildan says:

    Salut ma usahanya mencontek :DSelesaiin dunk ceritanya …

  16. auraman says:

    @WIldan : haha bukan saya yang mencontek tapi teman2 saya, saya cuma ngasih info aja hehehe,.. nanti ya di lanjut lagi ceritanya Salam Persohiblogan ^_^

  17. fachriza says:

    huuuuuuf, keren strategi menconteknya.

  18. auraman says:

    @fahriza : bukan saya tapi teman haha

  19. masyhury says:

    Numpang, senyum-senyum mas,, :Dcerita masa SMP emang gak kan terlupakan,,

  20. hiks.. jadi keinget lagi deh. :(hal yg paling menyebalkan..teman2 yg unas nya pake joki, nilainya pd di atas langitt..tapi, inilah sma yg ku impikan malah bisa kucapai. 🙂 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s