Cerita Backpaker Di Banda Aceh

Wah baru kali ni saya bisa menyambung cerita backpaker saya, susah rasanya kalau mau Blogwalking dan buat postingan baru pada akhir bulan dan pada awal bulan, mengingat laporan akhir bulan dan awal bulan yang harus saya kerjakan hehe, ya namanya juga resiko bekerja diperusahaan orang hehe…

Setelah menumpuh jarak beberapa ratus kilometer, akhirnya kami tiba juga di kota Banda Aceh, dengan melihat tugu pesawat tempur yang berdiri kokoh pada belokan jalan itu. Saya mengira tugu itu hanya tugu biasa ternyata menyimpan sejarah karena katanya konon pesawat pertama yang dimiliki oleh Indonesia adalah kepunyaan orang aceh hehe.. dan konon saat penjajahan dulu Aceh tidak pernah memberikan kekuasaan, tapi selama penjajah berada di aceh selama itu pula peperangan terus dilakukan dalam memberantas penjajahan dari tanah rencong yang dipimpin oleh para-para pejuang aceh seperti Cut Nyak Dien, Teuku Umar, Panglima Polim dan para pejuang hebat lainnya,.. seru juga membahas sejarah tanah rencong ini hehe tapi saya masih menikmati suasana backpaker saya hehe jadi ya bahas backpaker dulu .

Tugu Pesawat

Tugu Pesawat

Setelah melewati tugu pesawat itu ternyata ke pusat kota nya masih butuh waktu lebih kurang lima belas sampai dua puluh menit lagi, tapi meskipun sudah dua jam lebih melewati jalan mendaki dah disaksikan oleh pohon-pohon hijau yang sejuk dan tenang untuk dilihat,.. akhirnya terlihat juga keramaian kota saat kami melewati pasar aceh, begitu banyak ibu-ibu dan bapak-bapak yang bertransaksi disana pada pagi itu.. wah sungguh pemandangan yang bagus untuk dilihat melihat aktivitas pagi hari di pasar hehe… karena konon ceritanya kalau bangun kesiangan dan tidak mencari rezeki ntar rezekinya dipatok lele haha.. 

bukankah ada firman Alloh yang terdapat dalam kitab Al Qur’an yang berbunyi : “Pergilah diwaktu pagi (ini) ke kebunmu jika kamu hendak memetik buahnya”. (Q.S Al Qalam ayat 22) ,

nah jadi jangan ada yang bangun kesiangan ya kalau gak mau rezekinya di patok lele hehe..

Selang beberapa menit perjalanan akhirnya saya pun melihat kubah hitam yang berdindingkan cat warna putih yang berdiri kokoh di pusat kota, tanpa ada gedung yang menghalangi. Bangunan kokoh tersebut terlihat indah yang dikelilingi oleh taman-taman yang ditumbuhi pohon dan rumput hijau yang terawat karena dirawat dan benar-benar sangat terawat, bangunan itulah yang disebut Mesjid Raya Banda Aceh yang berdiri kokoh saat terjadi peristiwa Tsunami pada dua ribu enam yang lalu.

Bahkan berdasarkan informasi yang saya dapat dari Sang Udara pada saat itu air langsung surut pada tembok mesjid terluar yang jelas-jelas gelombang air masih sangat besar tapi sewaktu menyentuh tembok mesjid air tersebut langsung surut dan terpecah, sungguh dahsyat hanya Alloh yang tahu.

Mesjid Raya Banda Aceh

Mesjid Raya Banda Aceh

Saya makin penasaran apa yang membuat mesjid tersebut dapat berdiri kokoh saat itu, saya pun menanyakan sejarah mesjid itu kepada Sang Udara,. Dan beliau mengatakan dulu mesjid tersebut merupakan tempat penduduk aceh sebagai tempat menuntut ilmu agama, bahkan sampai ke luar negeri seperti malaysia arab saudi dan negara arab lainnya belajar disini, bahkan untuk mengambil gelar SYEKH, pasti para blogger tau apa itu SYEKH (gelar tertinggi untuk sang ulama), karena begitu bagus dan tertata bagus pada pendidikan agamanya sehingga pada saat kunjungan ke arab saudi, tamu yang berkunjung kesana langsung disambut oleh raja arab saudi,.. sungguh dahsyat. Pantas saja mesjid tersebut memiliki berkah yang sangat special… semoga berkahnya untuk seluruh rakyat indonesia dan seluruh umat manusia.
Akhirnya kami tiba di tempat penginapan sementara kami dirumah Bang Nuzuar,.. lega rasanya saat tiba di tempat peristirahatan, dan Bang Nuzuar pun menyambut kami dengan lapang dada apalagi ada Teh Dingin + Roti hehe.. wah bertemu teman baru lagi ni… hehe, sampe disana sayah meluruskan kaki saya tapi saya tidak ingin rebahan karena saya ingin langsung mengelilingi kota banda aceh itu…
Sang Udara

Sang Udara

Tapi saya pun tersadar kalau plat nomor kendaraan saya adalah BK (plat nomor untuk daerah medan) dan saya juga tidak mempunyai surat izin hahaha, gak jadi deh keliing kota banda aceh dengan si matic,… tapi untungnya Bang Nuzuar juga memiliki kendaraan sepeda motor dan kami pun melanjutkan perjalanan kami, tanpa basa basi saya langsung mengambil sarung tangan saya dan memakai jaket favorit saya, dan langsung berangkat… Tapi saat itu saya sudah kelaparan, tapi saya tidak menunjukkannya kalau saya lapar hehe,.. dan Bang Nuzuar ternyata sudah punya acara pada siang itu, ada acara nikahan temannya. Tapi saya segan untuk ikut, akhirnya saya makan di tempat makan yang ada gambar kakek tua berkacamata hehe (gak boleh sebut merek). Karena sudah kelaparan dan benar-benar lapar sampai-sampai saya tambah dua mangkok nasi haha, mana duli lah diliatin orang haha laper gak bisa diajak kompromi :D. Pada saat perjalanan pulang tiba-tiba saya mulai merasa berat pada badan ini , sepertinya letih mulai datang dan tenaga sepertinya sudah habis, meskipun semangat sudah ada tapi tidak bisa melawan rasa letih ini.
Sesampai dirumah Bang Nuzuar saya kira istirahat ternyata beliau akan menggunakan mobil nya untuk membawa sayah bersama Sang Udara untuk berkeliling,. Semangat ini bangkit lagi dan rasa letih pun perlahan-lahan hilang, kita akan dibawa ke Pantai Lampuu . Tapi ada yang menarik perhatian saya, saya meliah sesosok burung elang yang sangat besar yang bertengger pada kursi di pinggir Krueng Daroy (Sungai Daroy).. begitu gagah dan tidak diikat, tapi sudah jinak.. ah tak saya sia-siakan kesempatan untuk memjepret nya sebagai objek flickr saya hehe.
Sang Elang

Sang Elang

Perjalanan berlanjut ke Pantai Lampuu,..

Wah dari kejauhan warnai hijau biru sudah terlihat di tatapan saya, apa itu penasaran pun muncul lagi , apa itu apakah laut atau hanya lukisan semata…. saat melewati beberapa pondok khas pantai, wah dahsyat sungguh benar indah pantai itu… kami segera mencari pondok buat duduk dan langsung memesan “Ie U” (air kelapa).

Foto Di Lampu U

Foto Di Lampu U

Dan saya pun langsung beraksi untuk segera turun ke laut, sekali lagi muncul kata kata tapii,.. OH TIDAAKKK, saya takut merepotkan Bang Nuzuar karena jika saya mandi maka saya akan membasahin tempat duduk mobil nya hehe, seandainya saya pergi dengan sepeda motor, pasti dan tidak ada kompromi lagi saya langsung nyemplung ke laut, kenapa gak.. pemandangan dan biru lautnya begitu segaarrrrrr,… ah akhirnya meskipun tidak mandi tapi kaki saya sempat menyentuh air laut tersebut,.. segar rasanya dan lagi-lagi ingin banget basah-basahan disitu, tapi saya urungkan niat karena takut merepotkan Bang Nuzuar lagi.. karena beliau sudah cukup baik menyambut kedatangan kami.
Buktikan Merahmu ^_^

Buktikan Merahmu ^_^

Perjalanan pun kami akhiri di pantai Ule-Lee, menikmati jagung bakar dan kacang yang panas diselingi dengan sebotol air mineral yang dingin hehe,. Kami pun menyantap dengan lahap jagung yang saya pesan haha, karena saya suka dengan jagung bakar tersebut hehe, sambil makan jagung sambil menikmati pemandangan langit sore hari pada waktu itu, ah ada sosok warna kelabu bercampur dengan biru dan abu-abu, tanpa banyak berpikir saya langsung mendokumentasikan pemandangan tersebut….
Tak terasa waktu sudah menunjukkan sore hari, kami pun mengakhiri perjalanan hari itu, meskipun tidak semua bisa ditempuh (sudah saya catat pada agenda saya) tapi saya senang dengan backpaker kali ini, lalu ada suara aneh bertiup di telinga saya (“Ul itu baru sebagian kecil lo, kamu belum ke Mata Ie, Rumah Jacky Chan, Pantai Lampuu II dan lain-lain”) … wah ternyata ini baru sebagian kecil tempat indah yang ada di Banda Aceh…
Kami pun kembali dan beristirahat karena besok saya dan sang udara harus kembali lagi ke Sigli,.. saat perjalanan pulang kami menyempatkan diri untuk mendokumentasikan sebuah jepretan di Mesjid Raya Banda Aceh.. sunguh indah pemandangan pada pagi itu…
Wah tak terasa sampai juga di Sigli dan saya langsung menyalakan laptop saya untuk segera mendokumentasikannya pada Auraman. Meskipun lelah tapi senang karena saya sudah bisa merasakan nikmatnya backpaker ke Banda Aceh dengan si Matic hehe, terima kasih buat sang udara yang bersedia menemani saya dalam backpaker kali ini dan Bang Nuzuar yang menerima kami berkunjung kerumahnya untuk singgah , mandi hahaha.. Terimong Geunasheh (kalau gak salah hehe)

Wah panjang juga ya, tapi ini adanya dan akhir dari episode backpaker saya ke Banda Aceh hehe..

Salam Persohiblogan ^_^

Advertisements

About Aulia Rahman

Melatih kepribadian diri dengan menulis, karena dengan menulis bisa mengajarkan kita cara bersikap, berbicara, dan bersilaturahim.
This entry was posted in backpaker and tagged , , . Bookmark the permalink.

65 Responses to Cerita Backpaker Di Banda Aceh

  1. Lutfi Retno Wahyudyanti says:

    Sudah sampai Ulle leu sayang klo tidak menyebrang ke Pulau Weh. Pulaunya punya banyak pantai cantik dan beberapa terumbu karangnya masih bagus. Atau sekalian pergi ke medan lewat jalan darat menyusuri Pantai Barat Aceh. Pemandangannya keren sekali.

  2. qefy says:

    Khataaaam!!!. Ah saya belum pernah ke Laut yang airnya biruuuu macam itu al :(. Kapan saya bisa liburan ke pantai Ule-Lee ya. Memang Ule-Lee artinya apa al? :D. Satu lagi, sangat disayangkan al kenapa gambar mesjidnya separuh? Hehe

  3. Ipeh says:

    Bagus ceritanya .. Pas dibaca eh bisa jd pengantar tidur tau tau udah malem.. Untung udah kelar bacanya.. Hehehe

  4. Lutfi Retno Wahyudyanti says:

    Engga, aku dari jogja dan kebetulan aja suka jalan2. Mampir aja ke http://www.kotakpermen.wordpress.com lihat cerita jalan2ku

  5. Ade Truna says:

    beda antara tidak bisa ngeblog krn tdk ada waktu dgn krn tdk ada ide hehe…btw sukses jalan2nya nih…

  6. midcool says:

    Wah, saya tidak pernah ke Aceh…
    Kapan-kapan deh nyoba kalo punya duit… 🙂

  7. lozz akbar says:

    Mas Auraman ini iming-imingi saya terus dengan acara melancongnya ihks..ihks

    • auraman says:

      @lozz akbar:hahaha, yuk ah melancong, namanya juga pelayaran auraman mas hehe tentang pelayaran saya ,. maaf mas baru bisa BW sekarang jam terbang padat hehe… ni saya lagi di ESSIP hehe

  8. Daun says:

    uenak banget nih jadi backpacker kerjaan melancong trs jadi iri hehehe…. oh iya klo mau ke gua belanda dago (org bandung bilang gua pakar) hubungi saya aja sob ntik klo bisa aku menyempatkan waktu buat antar dikau hehehe….. kebetulan deket tempatku ama dago.

    Salam

  9. Sugeng says:

    Sayang sampai detik ini kakiku belum seklaipun meginjak tanah serambi mekah ini 😎 padahal banyak obyek wisata yang bisa di singahi
    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

  10. Riksa89 says:

    Wahhhh….. Ternyata BANDUNG sana banyak hal yg indah ya…. Objek pemandangannya, menggodaku untuk melihat dari dekat. hehehe….. 😀

  11. Riksa89 says:

    Hmmm…. Kalo banyak hal menarik kaya gitu, kayaknya gpp juga deh. Hahahaha…..
    Semoga yg terbaik saja. hehehe…… 😀

  12. Subebeck says:

    Wah, keren sekali mas 😀
    Saya belum pernah keluar pulau Jawa, paling ya ke jembatan Suramadu saja. Hee..
    Oh iya, memang di Banda Aceh tidak boleh memakai kendaraan selain plat asli sana ya? Wah…

    • auraman says:

      @Subebeck: saya malah belum ke suramadu, kayaknya harus masuk daftar backpaker saya ni hehe, boleh sih mas asal ada surat jalan , gak bebas kayak di jawa hiks,.. salam kenal mas

  13. wah, menyenangkan sekali jalan2mu dik
    Terus, teruslah berjalan
    Dan kagumi etapa Allah Maha Kuasa mencipta segala keindahan ini

  14. Prima says:

    mas, saya ngiriiiiii abis, terutama itu pantainya…huhuuhuhuhuhuhu….

    mudahan ada rejeki nyampe kesana ya, amin…

  15. bungiwan says:

    Lho, memangnya kalo jalan2 di Banda Aceh dengan plat nomer asing, ada akibatnya?

    • auraman says:

      @bungiwan:bener mas, begitu juga kalau ke medan, pasti yang dicari duluan plat BL,.. gak tau ada apa kayaknya heheh, bisa sih pake surat jalan yang 3 bulan berlaku bayar 50.000, tapi saya malas ngurusnya hehe

  16. PusKel says:

    Perjalanannya yang menantang juga menyenangkan ya..apalagi pemandangan pantainya tampak indah sekali.
    Salam hangat dari Kendari.

  17. tian says:

    keren bgt perjalanannya,, bikin ngiri,,

  18. Astra satria says:

    Berjalan-jalan sekaligus sambil mempromosikan dan memperkenalkan tempat-tempat yang dikunjungi, apalagi foto yang diambil dari pantai indah sekali kelihatannya, ceritakan terus pengalamannya, jadi seperti saya yang tidak disana secara langsung bisa ikut menikmati

  19. Easy Speak says:

    GOOD NEWS!!!

    A Fast Growing National English Language Consultant is hunting for :

    1. ENGLISH TUTORS

    Qualifications:

    1. Competent, experienced, or fresh graduate
    2. Proficient in English both spoken & written
    3. Friendly, Communicative, & Creative

    Placement :
    => Batam – Balikpapan – Samarinda – Makassar – Pekanbaru – Medan

    Send you resume to : easyspeak.hunting@gmail.com as soon as possible.

    Visit http://www.easyspeak.co.id for further information.

    2. COURSE ADVISOR (MARKETING)

    Qualifications:

    1. Communicative, Persuasive, Creative
    2. Having Experience
    3. Able to work full time

    Placement :
    => Batam – Balikpapan – Samarinda – Makassar – Pekanbaru – Medan

    Send you resume to : easyspeak.hunting@gmail.com as soon as possible.

    Visit http://www.easyspeak.co.id for further information.

    3. STAF ADMIN

    KUALIFIKASI DAN PERSYARATAN
    Bisa computer ( Msoft word dan exel )
    Bisa bahasa inggris ( pasif )
    Friendly personality
    Communicative and creative
    Bisa bekerja full day

    EMPLOYMENT BENEFITS
    Berpenghasilan menarik
    Pegawai tetap
    career
    Mendapat tunjangan JAMSOSTEK

    Kirim lamaran anda ke
    Jl. HOs Cokroaminoto No. 66 Block b, c, d Denpasar Bali
    Telp: 0361-422335

    Atau kirim ke
    easyspeak.recruitment@gmail.com

    4. FRONT OFFICER

    KUALIFIKASI DAN PERSYARATAN
    Bisa computer ( Msoft word dan exel )
    Bisa bahasa inggris ( pasif )
    Berpenampilan menarik
    Friendly personality
    Communicative and creative
    Bisa bekerja full day

    EMPLOYMENT BENEFITS
    Berpenghasilan menarik
    Pegawai tetap
    career
    Mendapat tunjangan JAMSOSTEK

    Kirim lamaran anda ke
    Gedung Graha Pena Lt. 5 Sute 510
    Jl. Raya Batam Centre
    telp: (0778) 460785
    Batam

    dan

    Jl. HOs Cokroaminoto No. 66 Block b, c, d Denpasar Bali
    Telp: 0361-422335
    Denpasar – Bali
    Atau kirim ke
    easyspeak.recruitment@gmail.com

  20. nitnot says:

    kalo udah senang biarpun capek bakalan gak kerasa…apalagi berkunjung ke tempat2 baru…salam…

  21. masyhury says:

    Keren banget pantainya..
    masih asri dan terawat, kapan ya bisa kesana… 😆

  22. tengku says:

    pagi yang indah untuk berkunjung ketempat sahabat…

  23. Waaahhh,,, serruuuuuuu 🙂

  24. lintasberita says:

    itu foto masjid yang kena tsunami dulu bukan ya ??
    Salam Kenal ya sekalian Blogwalking

  25. ibnu says:

    wah sepertinya seru sekali bisa backpacker’an, kalo ke Aceh dari Solo berapa jam ya kalo naek sepeda motor???

  26. fachriza says:

    he………….., ceritanya tidak menggunakan jeda penghubung, loncat2, why? beda dg tulisan antum yg sudah2, (balas ke sms saja) he…….

  27. oscorner says:

    wooooowww kerenn mas perjalanannya…
    hihihi ikut menikmati ni perjalanannya..
    salam knal mas.. kapan kapan backpaker kjogja ya mas

    hihii

  28. salam kenal,,blognya rame pungunjung ya,,,jgn lupa kunjung balik ya di http://yoyon12.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s