Badminton Membawaku Ke Jambi

Anak-anak Kosan

Badminton Kosan Sigli

Sepertinya sudah pada tau deh Badminton itu apa, ituloh yang maennya pake raket, menggunakan kock yang terbuat dari bulu ayam yang kemudian di racik menjadi sebuah kock yang bisa dipukul kesana kesini dengan menggunakan raket.

Dalam badminton ada tiga jenis permainan antara lain tunggal, ganda, dan ganda campuran.. kalau tunggal ya hanya dimainkan oleh satu lawan satu, kalau ganda mainnya berpasangan jadi dua lawan dua, sedangkan campuran mainnnya campur laki-laki dan perempuan berpasangan.

Orang yang menjadi hakim permainan namanya wasit sedangkan orang yang mengawasi daerah pinggir lapangan namanya hakim garis / linesman. Biasanya si kalau pertandingan standard linesman hanya dua orang tapi kalau dunia ada empat orang, supaya tidak kecolongan nantinya jika ada kock yang posisi jatuhnya tipis dengan garis batas lapangan.

Dalam sistem perhitungan sekarang sudah berbeda, dulunya sistem perhitungannya permainan akan selesai setelah point mencapai lima belas – x dan kalau duest atau empat belas – empat belas tinggal tambah poin lagi maksimal dua tergantung pemain mana yang duluan mencapai poin empat belas. Kemudian berubah menjad finish pada point tujuh Cuma berlangsung selamat lima set kalau agregade dua – satu harus dilanjut satu partai lagi jika posisi dua – dua berarti harus dilanjut lagi menjadi tiga – dua. Nah sekarang berubah menjadi finish pada point dua puluh satu dengan babak yang dipertandingkan yaitu tiga babak saja. Pada permainan kali ini membutuhkan tenaga yang super besar karena pertandingan sangat cepat dan begitu menegangkan.. karena begitu masuk ke dalam lapangan lawan akan langsung point meskipun bukan kita yang bawa kock nya =_=!.

Nah ntu seputar informasinya, ni cerita sewaktu saya duduk di kursi chitos kampus hijau. Ada sedikit pengalaman backpaker juga di ke Jambi ni, gak disangka bisa maen ke Jambi.

Saat itu ada pertandingan Pekan Pendidikan gitu antar LPMP (Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan) se-Sumatera di Jambi tapi pekan kali ini mempertandingkan beberapa macam olah raga seperti patok lele, paduan suara, catur,badminton, voly, sepak bola (pertandingan khusus orang tua kayaknya haha).

Pada cabang badminton pemain dari LPMP SUMUT sepertinya kekurangan anggota hanya bapak saya saja yang bagus mainnya (muji bapak ndiri gak papa ^_^) nah berhubung saya bisa main badminton maka saya diajak langsung oleh kepala LPMP nya buat membantu memperkuat team LPMP SUMUT yah seperti pemain bayaran lah  dan kebetulan juga waktu itu kuliah sedang libuur. Bayarannya lumayan lah ongkos pulang pergi dari Bandung – Medan naek pesawat gratiissss..semua ditanggung, jadi saya hanya bermodalkan raket dan peralatan badminton saja, sementara sepatu dikasih juga..

Rombongan berangkat dari Medan – Jambi naik Bus, waktu perjalanan lebih kurang dua hari dua malam kalau gak salah ^_^  semua biaya makan selama perjalanan juga ditanggung. Hingga tiba di Jambi semua rombongan menginap di sebuah rumah yang sangat menyeramkan..

Hari pertama disambut dengan upacara pembukaan langsung masuk ke acara inti dengan berbagai macam perlombaan. Dan tiba lah saatnya sang auraman beraksi, pertandingan cabang badminton pun tiba dan saya tidak dipasangkan dengan bapak saya, jadi tugas saya memang benar-benar pemain bayaran, buat menjaga pasangan ganda saya haha.

 

Depan Balairung Jambi

Depan Balairung Jambi

Partai pertama adalah pertandingan bapak saya dan pasangannya, kali ini kamu harus menghadapi tuan rumah LPMP JAMBI,. Partai pertama dimenangkan oleh bapak saya dan pasangannya tanpa ada perlawanan sedikitpun, hebat gak tu bapak saya. Partai kedua team kami harus kalah pada tuan rumah dengan permainan tiga set. Dan harus ditentukan oleh partai ketiga yaitu partai saya dengan pasangan saya.

Perasaan sangat deg-degkan sih ada karena beban saya pertama, pada partai yang terakhir ini team kami harus menang terlebih lagi saya sudah dibayar buat bermain. Pertandingan berlangsung lumayan seru dan berlangsung seru pada set pertama saya dan pasangan harus kalah tujuh belas – empat belas sungguh tragis kalau kalahnya pada angkat duest,. Saat istirahat saya memberikan masukan kepada pasangan saya agar santai saja, tidak terlalu beban.. tapi sepertinya kekalahan awal membawa beban pada babak kedua. Saat itu saya bermain semaksimal saya hinggal mendapatkan sebuah luka pada lutut saya tapi luka itu tidak terasa lagi karena semangat saya yang ingin memenangkan pertandingan tersebut.

Dan terjadi duest lagi pada babak kedua dan kami ternyata memang harus kalah pada score akhir tujuh belas – enam belas dan memang tragis dan sakit kalau kalah dengan angka yang berdekatan begitu. Dan pada saat itu juga team badminton kami harus kalah dan tidak bisa melanjutkan ke partai  selanjutnya.

Wah beban berat mulai memikul diri, tapi saya mendapat beberapa pelajaran dari pertandingan dan perjalanan  ini :

  1. Dalam pertandingan memang harus ada menang dan kalah, kalau mau menang terus ya silahkan main badmintonnya sendiri aja haha
  2. Kalau kita bermain dengan partner kita, jangan ada saling menyalahkan karena kalau saling menyalahkan bukan memberikan solusi yang ada hanya amburadul permainannya nanti, harus bisa saling memberikan motivasi itulah yang disebut TEAM WORK
  3. Kekalahan adalah awal kemenangan yang tertunda, berarti memang belum rejeki nya dikhawatirkan kalau kita menang nanti malah kesombongan yang ada
  4. Ternyata backpaker gratis itu menyenangkan ya ^_^

Sayang pada waktu itu hasil dokumentasi saya hilang ntah kemana, hanya menyisakan beberapa foto saja. Tapi ini pengalaman pertama saya menjadi pemain bayaran, dulu juga pernah menjadi pemain bantuan di kampus dengan para dosen dan bos-bos dikampus, lumayan lah dapat makan gratis di rumah makan AMPERA waktu di Bandung dulu, hobi yang menyenangkan.

Tempat Penginapan

Tempat Penginapan

Yuk yuk yang punya hobi badminton atau yang lainnya berdoa saja dan tetap semangat siapa tau bisa jalan-jalan juga dan dapat ilmu lagi deh, tapi semoga saja hobi blogging ini bisa membawa saya masuk TV ya  seperti orang-orang cerdas yang pernah diliput dibeberapa statiun TV dan yang terpenting GRATIISSS ,. Amiin … SEMANGAT

Salam Persohiblogan  ^_^

Advertisements

About Aulia Rahman

Melatih kepribadian diri dengan menulis, karena dengan menulis bisa mengajarkan kita cara bersikap, berbicara, dan bersilaturahim.
This entry was posted in backpaker, my dream, olahraga and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

73 Responses to Badminton Membawaku Ke Jambi

  1. qefy says:

    Waaaaaaaaaah ini kisah saya pernah dengar langsung dari kicauan Dewa Aulia :)). Dong, memang benar ya kok itu terbuat dari bulu ayam? Saya kira dari bulu bebek. :D, eh coba antum kasi tahu saya. Pasti menang al, hahhaa di jamin menang. Saya jadi penasaran sama permainan bapakmu al. Sayang banget kita sendiri belum pernah tanding ya :(. Saya tunggu antum di bandung. yang kalah neraktir. Berani? :))

  2. lozz akbar says:

    sepertinya bukan hanya Jambi kok brad… Susi Susanti tuh bisa kellilng dunia gara – gara main tangkis – tangkisan bulu ayam hehehee

  3. Riksa89 says:

    Oooooooooohhhhhhhhh…… jadi ini ya yg dulu nanya2 masalah foto teh. Sudah bisa ditebak. Hahahaha…..
    Berhubung yg itu ga ada jadi yg ini ya. Hihihihi……
    Waw, ternyata kang aul jago juga ya. Sampe bisa diajak ikut lomba… 😀
    Walaupun ga menang, yg penting dapat pengalaman kang…. 😀

  4. situsonline says:

    banyak yg sdh kaya kaya di nengeri kita,hanya main bulu ayam dpt uang segudang.

  5. Qefy says:

    Hahaha, tauhan mata ampe sipit saya siaaap. Oia kawan kalo masuk Tv ajak2 aya ya. Hahahaa.., Bloofers bentar lg di undang al. Amin..

  6. Qefy says:

    Hahahahaaa, saya setuju tantangan Jude. Hahahaaa, jude pinter menang ga menang dpt traktiran. Haha..

  7. Lebih seru jadi koruptor mungkin :D…
    bisa kemana-mana juga, dan rekening selalu berisi, heleh…

    *andai aku…

  8. Sugeng says:

    Mensana at caporesano. Didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa ngeblog yang sehat pula. Lanjutkan pak tangkisan nya 😆

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

  9. menone says:

    waaaaaaahhhh enak nich udah sehat dpt jalan2 gratis lagi hehehehehehehehe……………….

    salam persahabatan dr menone

  10. fanny says:

    wah, dulu suka bgt main badminton…tapi sekarang dah jarang

  11. Daun says:

    Sebuah anugrah kang diberikan kelebihan oleh Allah dalam bidang olah raga dan jika kita pergunakan dengan baik maka kelebihan itu bisa membuat kita memperoleh sesuatu yg tidak kita sangka.

    Salam

  12. marsudiyanto says:

    Semoga dikesempatan lain bisa menang Mas…
    Salam!

  13. sibutiz says:

    terus berjuang ka..
    jangan ada kata menyerah…
    makasih /

  14. Waduhhh mantap mas… Meskipun saat ini belum menang, namun lain kali pasti bisa meraih juara…
    😎

  15. waaaaaaahh luar biasa. pernah menjadi pemain bayaran. cerita ini memberikan inspirasi buat ME(Manajemen Emosi)….perpaduan antara kerja keras,keyakinan dan komitmen..salut mas…

    Kami mengajak mas untuk ikutan di Gerakan SEO Positif season tu…..mari ikut berpartisipasi mas…ditunggu partisipasinya…

  16. giewahyudi says:

    maaf Mas, mau nanya, hakim garis itu istilahnya bukannya “lineman”?

  17. Masbro says:

    Nama saya juga hakim tapi bukan hakim garis apalagi wasit, hehe.. Sukses terus buat Badmintonnya. Wah ternyata sekeluarga suka badminton ya..

  18. cepot says:

    wah hoby saya nih,, badminton sehat menyenangkan

  19. gusrohman says:

    selamat mas.. bisa kejambi

  20. ibnu says:

    wah bisa sampai Jambi,,, keren…. wah kalah itu gak papa, gak usah disesali kan jadi lebih berpengaaman besoknya

  21. Chalief says:

    kekalahan bukan akhir dari segalanya, melainkan awal dari kemenangan.

    Maen2 ke blog butut saya

    Chalief, salam kenal.

  22. ini bisa juga disebut hobi yang bisa menghasilkan uang ya Aulia 🙂

    semoga sukses bila lain kali mendapatkan kesempatan bertanding di tempat lain, amin
    salam

  23. gayahidup says:

    senangnya sudah pasti karena mendapatkan kesempatan mengembangkan hobi badminton mu ini ya Aulia.
    ditambah lagi dgn makin bertambahnya pengalaman bertanding
    salam

  24. Johar Manik says:

    Salam.. .
    Terus terang Ane lebih menyukai permainan Badminton masa lalu yang dengan peraturan yang lama dan poin sampai 15, lebih menegangkan karena tak hanya perlu ketangkasan tapi juga kesabaran… . Salut buat yang selalu main Badminton… .

  25. Prima says:

    Waduh, ternyata ada atlit disini… hhhihihihihihiihii…

    keren mas, saya gak bakat olahraga… bisanya cuma renang 😛 itu pun gak jago…

    btw, niat bener ya, panitianya kasih tiket bandung-medan PP, asik banget bisa jalan pula…wkakakaakak…

  26. masyhury says:

    Dari dulu saya juga kepingin main badminton, tapi sayang sekali tak ada sarana dan prasarana yang mendukung…
    Selamat ya buat pengalamannya.. 😀

  27. wits says:

    seru, seru,seru.. Emang banyak kelebihan, entah itu di bidang apapun bisa dpt kesempatan lebih plus garatis, hehe… Semangat

  28. Fadhli Amir says:

    wah…ternyata mas aulia jago main badminton……saya suka postingan mas aulia,setiap postingan selalu ada hikmah yang disisipkannya

  29. An says:

    wih, atlit badminton euy 😀
    oh ya, kock itu bukannya dari bulu angsa ya?

  30. Sya says:

    Semnagat terus main badmintonnya Mas! Btw, olahraga patok lele tuh apa ya?

  31. ysalma says:

    bulu tangkis memang bisa membawa jalan-jalan gratis yaa,,

  32. blog membawaku kesini..:p

  33. hudaesce says:

    kekalahan adalah kemmenangan yang tertunda brow, So…,pokoknya tetep semangat za deh.

  34. kawanlama95 says:

    bila kita punya kemampuan maka dengan sendirinya akan banyak hal yang di dapat. ya terus lah dalami Insya Allah akan berguna.

  35. ahmadblog says:

    wah hebat mas,,saya dari dulu mau jadi atlit daerah ga jadi” (gagal jadi atlit),,

  36. pink says:

    Di antara cabang-cabang olahraga, saya cuma ngerti badminton. Tapi cuma ngerti caranya nepak bola pake raket doang. Cara mainnya seperti hitungan2 skor dan peraturan-peraturannya sama sekali nggak ngerti. Jadi kalo maen cuma abal-abalan doang. Hehehe… Padahal sebenernya ada hobi kesana.

  37. rooteye says:

    asik bisa jalan-jalan, sementara ini saya jalan-jalan di blog aja 🙂

  38. yusuf says:

    Saya juga kepingin jalan-jalan dan di undang ke stasiun TV, tapi apa mungkin itu terjadi? apa lagi hanya seorang petani biasa

  39. makasih ya mas udah berkunjung ke blogku ,,salam kenal

    http://yoyon12.wordpress.com

  40. Selamat atas prestsinya,…semoga sukses selalu. salam dari pekalongan

  41. TuSuda says:

    Walaupun belum juara, tapi perjuangannya sudah bagus bisa berjuang menunjukkan kemampuan potensi diri. SUKSES selalu ya Mas…
    SALAM hangat dari Kendari … 😀

  42. Teras Info says:

    Wah…hobi kita ternyata sama, Kawan…
    saya dulu sempet pengen sekolah badminton…cuman ngga kesampean..he..he…

  43. lozz akbar says:

    masih belum selesai nih main badmintonnya? kok blum ada yang baru ya???

  44. Putrie says:

    Selamat ,Mas..
    sukses selalu..

  45. dhe says:

    udah lama gk denger “patok lele” om, hahahahahaha..
    coba kita tanding patok lele ya om, seru kali.. 😛

  46. Semoga kesuksesan selalu bersama Sahabat…

  47. edratna says:

    Betapa menyenangkan nya…olah raga dapat, dan juga bisa berkunjung ke kota lain, menambah silaturahmi.

  48. Semua segi dalam hidup memang harus seimbang

  49. lintasberita says:

    Selamat Malam,akhirnya bisa berkunjung kembali setelah lama tidak bis OL !

  50. arikaka says:

    wah enak banget jalan jalan pas libur kuliah. kapan keahlian saya bisa membawa saya ke london ya ? *ehmm

  51. Idzak says:

    jadi ini blog mamang di wordpress…
    yang semangat mang..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s