Pemimpin Pemalu

Hai sobat sebelumnya mohon maaf lahir batin ya, kalau ada kesalahan dalam perkataan ataupun tindakan mohon dimaafin ya, kali ini saya mencoba lagi untuk meluangkan pengalaman yang saya dapat dari seputar dunia kerja saya mengenai kepemimpinan lagi, topik yang ingin diambil adalah mengenai PEMIMPIN PEMALU dan jika ada salah dalam penyampaian silahkan kritik dan sarannya ya karena tulisan ini hanya sebuah tulisan dari keyakinan diri dalam memaknai arti sebuah pengalaman nyata.

Kebetulan saya senang menonton film-film pertempuran, tapi bukanlah film pertempuran seperti perang Amerika+Israel vs Palestina, Amerika+Inggris+Prancis vs Irak dan sejenisnya karena sudah pasti sobat sudah tahu siapa yang bakal jadi pemenangnya karena di zaman sekarang siapa yang mempunyai senjata berat/tempur terlengkap dan tercanggih tentu dia pemenangnya kecuali Tuhan berkehendak lain.

Pertempuran seperti itu tentu saja tidak Imbang, saya lebih senang pertempuran seperti Film The Chronicles Of Narnia, Simbad The Sailorman, Robinhood, The Rise of Genghis Khan, IronClad, The Last Samurai, WaterWorld intinya perang yang benar-benar menggunakan strategi murni tanpa menggunakan bantuan teknologi dan jumlah pasukan yang tidak seimbang kecuali Narnia ya :D, karena itu masuk kategori khayalan tetapi lumayan ada pesan tentang kepemimpinannya.

Meskipun beberapa film tersebut merupakan khayalan tapi banyak pelajaran yang dapat kita ambil dari alur cerita Film tersebut, terlebih lagi seperti Film Gengis Khan yang terkenal dan diangkat dari kisah nyata. Berikut beberapa pesan yang dapat saya ambil dari tokoh pemimpin yang terdapat dalam film tersebut antara lain :

  1. Pemimpin selalu berada dibarisan depan.
  2. Pemimpin selalu memikirkan kondisi pasukan sebelum peperangan dimulai dan menanyakan kondisi pasukannya tersebut apakah dia siap untuk berperang.
  3. Pemimpin selalu menempatkan posisi pasukannya sesuai dengan keahliannya misalnya pemanah (archer) ditempatkan sebagai pemanah (archer) dan memang khusus dilatih sebagai seorang pemanah, seorang petarung (elite) dilatih khusus berperang dengan pedang sehingga memiliki semangat dan keyakinan yang besar dalam memegang tanggung jawab penuh.       
  4. Seorang pemimpin adalah orang yang kuat dan gagah perkasa, penuh semangat, bertanggung jawab, pantang menyerah, siap mati demi melindungi pasukannya dan tidak pernah mengenal kata mundur kecuali mati. Tetapi sobat perlu diingat arti kata mundur memiliki arti yang Universal bagi yang kritis mundur berarti untuk mengatur strategi baru karena memang kalah jumlah atau mundur karena ada suatu strategi yang telah disiapkan. Karena pada dasarnya prinsip yang dipegang oleh para pasukan adalah siap mati dari pada menyerah.
  5. Mungkin ada yang ingin menambahkan lagi ^_^ ????

Lalu apa hubungannya dengan Pemimpin Pemalu ?? Pemalu yang saya maksud disini adalah pemimpin yang malu bangkit dari kursi, malu dengan kekurangan, malu bertetangga, malu bersolusi, malu berdiskusi, malu bangun pagi dan yang terakhir malu merendah.

Seperti biasa saya akan mencoba untuk menjelaskan makna dari statement diatas berikut saya jelaskan dibawah : 

Malu Bangkit Dari Kursi
Pemimpin yang tidak pernah turun kelapangan dan selalu bersembunyi dibalik pintu ruangan kerjanya yang selalu mendisposisikan semua pekerjaan kepada bawahan yang hanya mempunyai dua tangan tetapi harus menyelesaikan pekerjaan dengan sepuluh tangan.

Malu Dengan Kekurangan
Pemimpin yang tidak menerima jika ada staff nya lebih mencolok pada perusahaannya atau selalu selangkah lebih maju baik dalam penerapan sebuah konsep yang dapat mengangkat derajat staff nya tersebut dimata perusahaan sehingga selalu menolak ide, gagasan yang sifatnya membangun kecuali mengikutsertakan namanya.

Malu Bertetangga
Pemimpin yang tidak pernah mengetahui keadaan staffnya, umumnya selalu memberikan instruksi secara terus menerus tanpa memikirkan efektifitas dan efesiensi waktu dan tenaga staff yang digunakan dan sudah pasti akan berujung pada kesehatan staffnya. Biasanya mengeluarkan perkataan “Besok harus Beres Semua ya, Ni ada Tambahan Lagi”.

Malu Bersolusi
Pemimpin yang tidak berani mengambil keputusan mendesak atau diluar dari aturan yang berlaku. Disini biasanya nulari seorang pemimpin teruji antara jiwa sosial terhadap manusia melawan peraturan sebuah perusahaan yang rumit biasanya mengeluarkan perkataan “Kan yang bermasalah Anda bukan Saya”.

Malu Berdiskusi
Pemimpin yang tidak pernah mau menerima saran dan masukan dari staffnya, biasanya mengeluarkan perkataan “Pimpinan tidak pernah salah”.

Malu Bangun Pagi
Pemimpin yang selalu hadir disaat semua masalah telah selesai dan menganggap dirinya pahlawan atas perjuangan dan usaha keras karyawannya. Pada poin enam ini erat hubungannya dengan poin tiga yakni malu bertetangga yang kemudian tampil menjadi seorang pahlawan.

Malu Merendah
Pemimpin yang jarang memberikan pujian kepada staffnya meskipun perusahaan yang dia pimpin telah mendapat predikat baik tapi tetap tampil dan mengeluarkan statemen “Siapa Dulu Pemimpinnya

Sobat,. Pemimpin pemalu seperti itulah yang saya maksud bukan pemimpin yang malu-malu seperti anak kecil yang bertemu orang lain tetapi pemimpin yang selalu berlindung dan bersembunyi dibalik jabatan bawahan ^_^.

Mungkin ada berberapa diantara sobat yang pernah mengalami hal seperti ini dan memiliki caranya sendiri – sendiri dalam menangani dan menyelesaikan setiap permasalahan yang dihadapi, tetapi sebagai bahan motivasi saya pernah mendengar pepatah yang mengatakan.

Setiap Manusia adalah Pemimpin, Ide Itu Netral dan Pengalaman itu Mahal dan semoga pengalaman yang kita dapat bisa menjadikan kita seorang motivator dan sang pemberi solusi dari setiap permasalahan yang pernah kita alami dengan tujuan agar tidak terulang lagi kepada staff kita lainnya agar tidak menyebabkan penyakit yang di sebut DENDAM JUNIOR.

Mohon maaf kalau ada pernyataan yang kurang berkenan, saya hanya mencoba menuangkan apa yang ada dikepala dan pengalaman saya dan kewajiban sobat dan kita semua untuk saling memberikan motivasi dan dorongan serta memberikan solusi kepada yang lain.

Salam Persohiblogan ^_^

Advertisements

About Aulia Rahman

Melatih kepribadian diri dengan menulis, karena dengan menulis bisa mengajarkan kita cara bersikap, berbicara, dan bersilaturahim.
This entry was posted in Motivasi. Bookmark the permalink.

34 Responses to Pemimpin Pemalu

  1. dibaca judulnya kirain menceritakan pemimpin-pemimpin yang malu-malu untuk tampil, ternyata eh ternyata..
    setuju sama tulisan di atas. ke tujuh kriteria itu menjadi kelemahan pemimpin yang tanpa sadar sering terjadi, apa mungkin dengan sadar ya? hehehe..
    banyak para pejabat pun spt itu, dan kebanyakan malu bangkit dari kursi.

    waaaah nice post kang Aul 🙂
    stlah hiatus bbrp bulan, tulisannya menginspirasi dan menyadarkan saya, khususnya 🙂

  2. alhamdulillah akhrnya mosting jg..nice postingan kang admin.saya koment dulu baru baca.

  3. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

  4. ananda says:

    iya yah pemimpin jaman sekarang kebanyakan ga punya sikap sebagai pemimpin yang seharusnya, mungkin dari pertama niat memimpin juga berpengaruh, btw apakah mas aul lagi kesal dengan si boss?? wkwkwk nice posting mnih buat para calon pemimpin. mari kita nyayi lagi, malu aku malu tadadam dengdengdeng pada semut merah….

  5. Ahahhaa…aku sebelumnya nebak2..maksudnya pemalu di sini itu apa…hehee..terjawab sudah…^__^
    Iya mas…jd ingat ayat Qur'an..bahwa tiap diri adalah pemimpin dan harus bertanggung jawab atas kepemimpinanya, bahkan setiap panca indra pun harus dipertanggung jawabkan… Tulisannya menyentil, menendang, dan menggigit saya…huaaaa….
    Terima kasih kepada bapak calon pimpinan pusat kantor pos Indonesia atas wejangan bermanfaatnya…semoga bapak selalu jadi pemimpin yg tidak pemalu dan rajin bangun pagi seperti biasa….hahaha (jd ingat adegan telat sampai jam 9..hahahaa…happy working…^_^

  6. Todi says:

    udah2 ngetik panjang2..eh commennya error 😦
    aniwei, akur banget sama tulisannya kang aul… n untuk doanya nick diatas, marilah kita ucapkan bersama..AAMIIN…:)

  7. NIT NOT says:

    waduh kalau semua point di atas masuk dalam kriteria bossku bisa2 stress aku….wkwkkk..yang pasti saat kita menjadi bawahan itu adalah salah satu moment yang pas buat kita menilai bagaimana pemimpin yang ideal…harapannya saat kita menjadi pemimpin, semua kriteria dambaan kita saat itu bisa tetap eksis dalam komitmen yang kita bawa…

  8. Arya Poetra says:

    Mungkin perlu di agendakan di kalangan pemimpin-pemimpin kita, nonton bareng film seperti yang telah disebut di atas oleh mas Aulia, terus adakan diskusi, bedah film. Hehehe..:D

    Pemimpin-pemimpin kita saat ini, saya setuju bahwa mereka adalah pemimpin yang pemalu.

    Malu bangkit dari kursi:
    Mungkin karena kursi yang mereka duduki saat ini begitu nyamannya, sehingga mereka tidak rela untuk meninggalkan kursi itu, khawatir akan ada yang mengambilnya..

    Malu dengan Kekurangan:
    Mungkin karena penyakit sombongnya telah akut. Stadium III. Karena kebanyakan anggapan yang berkembang di ruang-ruang kepemimpinan kita, pemimpin itu orang yang lebih tahu. Bla.. Bla.. Hehe..

    Malu bertetangga:
    Mungkin rasa empatinya masih kurang ya..

    Malu bersolusi:
    Naaah, inilah akibat kalo pemimpin-pemimpin kita dipilih bukan berdasarkan kualitas dan perjalanan hidup mereka. Malah yang aneh, pemimpin-pemimpin sekarang dipilih berdasarkan hubungan kekerabatan.. Kesamaan partai, dll. Aneh ya, kok tidak mau dipimpin oleh orang pintar? Kok tidak mau dipimpin oleh orang yang berilmu? Ckckck..

    Malu berdiskusi:
    Lagi-lagi akibat pengaruh kesombongan…

    Malu bangun pagi:
    Keseringan begadang tuh… Ya untung kalo begadangnya memikirkan orang-orang yang dipimpinnya plus berdiskusi dengan staff untuk menghasilkan solusi. Kalau begadangnya untuk keperluan lain yang tidak perlu, waaah.. bisa berabe urusannya…

    Malu merendah:
    Lagi-lai dan sekali lagi akibat pengaruh kesombongan. Kesombongan membuat lupa diri, bagaimana mereka dulu.. Padahal mereka pun tak ada apa-apanya dibanding sekarang. Ini akibat jasa dan andil orang-orang yang dipimpinnya..

    Panjang ya komennya. Intinya sih, mau bilang, kalo pemimpin kita yang malu-malu itu kebanyakan disebabkan karena kesombongan diri mereka.. Yah, penyakit hati pembunuh nomer satu di dunia sosial. Hehe..

  9. armae says:

    berarti semacam film2 perang kolosal gitu ya mas?? aku jugak sukak banget tuhh. apalagi kalo ntar endingnya gak terduga, misalnya, kelompoknya menang tapi pemimpinnya mati,.. ato semacam itu lah.

    hmm,. kalo masalah pemimpin pemalu, awalnya gak ngerti maksudnya apa. ternyata malu dalam hal itu toh.

    ya,.. ya,.. ya,.. semoga kita, atau siapapun (karena setiap diri manusia minimal menjadi pemimpin untuk dirinya sendiri) tidak menjadi pemimpin yang malu, seperti yang sudah mas Aul jelaskan diatas. 🙂

  10. Fitri 'A says:

    selipkan juga film Kingdom of heaven.. salahudin al ayyubi itu pemimpin ideal.. (nomor satu tentu Rosululloh)

  11. Kalau soal film perang saya sangat senang menonton film braveheart dan saya juga sangat mengagumi tokoh yang diceritakan dalam film ini William Wallace.

    Pemimpin itu harusnya Jujur, Adil dan Tegas.. seperti kata Om Pong.. ha ha ha Jangan bisanya cuma bilang Saya ikut prihatin !!!

  12. oh iya hampir lupa..

    meski agak telat izinkan saya mengucapkan Minal Aidzin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin mohon di maafkan jika selama ini ada kata-kata yang kurang berkenan baik dalam postingan ataupun dalam berkomentar. 😀

  13. Postingan yang bagus mas Aulia…

    hanya mungkin sedikit yang harus dibedakan adalah makna antara pemimpin dan pimpinan, agar tidak tumpang tindih memaknainya.

    menurut hemat saya Pemimpin bersifat Mengajak, memberi contoh, membantu pengembangan, memberi inspirasi dan hal2 positif lainnya, sangat beda dengan makna pimpinan yang cenderung pada memerintah, mementingkan diri sendiri, memanfaatkan bawahannya dll.

    maaf loh mas…ini hanya opini saya, kalau kurang tepat mohon diluruskan.

    salam…

  14. auraman says:

    @Insan Robbani : Oh begitu ya mas, maklum bahasa indonesia saya kurang bagus hihihi.. terima kasih masukannya mas.. salam persohiblogan ^_^

  15. Saiaenno says:

    waah mas.. saya suka banget nih isi artikelnya.. karena saya seorang koleris yang kuat makanya saya suka hal2 yang berbau kepemimpinan.. semoga bisa belajar byk dari tulisan mas ini 🙂

    nice post.. 🙂

  16. Lozz Akbar says:

    Pemimpin selalu menempatkan posisi pasukannya sesuai dengan keahliannya. semoga saja ya kita punya pemimipin yang seperti itu. seotang pemimpin yang memilih stafnya karena sebuah skill. bukan karena bagi-bagi kursi semata..

    oh ya belum salam-salaman nih saya brade Auraman.. minal aidzin ya, mohon maaf lahir batin.. salam buat semua dulur-dulur di Bloofers

  17. Andy Online says:

    Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

  18. Andy Online says:

    nyambung gak sih.. o.O?

    wkwkwkwk..

  19. Andy Online says:

    minal aidin walfaidin juga kang Aol, mohon maaf ucap lahir dan prasangka batin saya ya..,
    masalah kepemimpinan saya mah gak bisa banyak menilai (udah cukup pusing sama semua orang yang pernah mimpin saya, kecuali guru ngaji) 😀 yang jelas saya belum nemuin yang suka bangun pagi, yang sering saya jumpai malah “yang sering bangun kesiangan dan telat datang ke kantor” mentang2 jadi bos 😀

    mungkin yang ini agak nyambung dikit komentarnya.. wkwkwk..

  20. Andy Online says:

    et daaaaaaaaaaaaaah… baru sadar 😀 liat ada yang lagi berpose depan photomu, wkwkwkwk.. mirip OLGA

  21. auraman says:

    @andy Online -> Haduuh kok ke Olga sih wkawka, cakepan dan kerenan saya atuh 😀

  22. auraman says:

    @sang Cerpenis -> sudah dijawab sama mas @andy tu 😀

  23. Ervina Lutfi says:

    maaf qaqaaa tapi aku ga mudeng mesti komen apa ~~

  24. uchank says:

    Buset rata-rata comentnya panjang2..
    jadi malu nih sy mas ngoment..
    hhe.
    apa lagi tuh kak arya diatas..ckckckc lengkap deh.

    Topmarkotop !
    belajar sesuatu lagi 🙂

  25. Itulah potret pemimpin zaman sekarang. Bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di seluruh dunia. Pemimpin malu

  26. War says:

    Dan setiap Muslim adalah Pemimpin dirinya sendiri, bettoool?

  27. vira says:

    hii salam kenal iya dari vira .. 🙂
    jangan lupa mapir keweb vira iya di http://www.rumahkiat.com/ vira mau berbagi pengalaman nih.:)
    wah bagus juga iya blog ka2 … ^_^ good luck iya…..

  28. masyhury says:

    Sangat setujuh dan pernah saya lihat waktu kerja dulu..
    Tapi sekarang udah bebas, gk perlu ketemu sama pemimpin yg pemalu kayak gitu..
    Karena sayalah pemimpinnya… 😀

  29. Penghuni 60 says:

    memang bnr, seorg pemimpin hrs selalu ada dibaris dpn..
    seperti halnya Jendral Sudirman, meskipun sakit, tp ia tetap memimpin dibaris dpn..

  30. Nurul Imam says:

    Malu dengan yang buruk2 yah …

  31. belom baca…baru liat judul pemimpin yang pemalu doang -_-“
    masih jad arwah pengen saran nih,,,cari yang rada ga berat dulu ah…
    bacaan ringan2 ringan,,,santai,,,hehheheheh
    tapi ananti pemimpin pemalu pasti ku baca ^^v

  32. wah berarti kang aul ni, suka film romawi kuno…gladiator, troy, solomon etc..Ironclad juga recomended…
    hmmm liat judulnya, jadi bingung isinya apa..ternyata eh ternyata, makna dari pemimpin malu dalam 7 ponnya itu mantap bnget kang..smoga bapak presiden kita punya semuanya ya…^_^

    salam ukhuwah…

  33. zhi cun lee says:

    Malu Dengan Kekurangan
    Pemimpin yang tidak menerima jika ada staff nya lebih mencolok pada perusahaannya atau selalu selangkah lebih maju baik dalam penerapan sebuah konsep yang dapat mengangkat derajat staff nya tersebut dimata perusahaan sehingga selalu menolak ide, gagasan yang sifatnya membangun kecuali mengikutsertakan namanya.

    (Kena banget nih
    hihihhi

    Salam_

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s