Melestarikan Batik Indonesia

Auliya BatikMendengar kata Batik pastinya yang terlintas di pikiran kita adalah Jawa, Baju Batik, Indonesia, Kain Batik, Pekalongan, Jogyakarta, Cirebon, Madura dan Coklat.

Meskipun berbeda-beda kata yang terlintas pikiran kita tetap mengarah pada satu kata, “JAWA” dan benar adanya kalau Batik yang terkenal di Indonesia umumnya berasal dari daerah Jawa, daerah yang memiliki jumlah pengrajin yang banyak, pengrajin-pengrajin yang mempunyai keahlian dalam membuat coretan-coretan motif diatas kain mori.

Kain mori adalah kain yang biasa digunakan untuk membuat bakal Batik, warna dasarnya putih dan umumnya terbuat dari Katun, agar mudah diingat kain mori itu biasa kita gunakan untuk kain kafan. Artinya setiap hari Jum’at dan hari Sabtu kita selalu mengenakan kain kafan he.

Sebagai hasil kerajinan budaya daerah sendiri sudah seharusnya kita ikut melestarikan Batik, karena kita sudah memiliki pengrajin-pengrajin yang ahli dalam bidang Batik lalu kenapa kita tidak ikut melestarikan dan menjaganya atau dengan kata lain menghargai jasa para pengrajin yang masih setia untuk tetap membuat batik.

Banyak cara yang bisa kita gunakan untuk melestarikan Batik, salah satu contohnya adalah mengenakan Batik pada hari-hari tertentu. Pada umumnya kantor-kantor baik itu swasta atau pemerintah menerapkan aturan kalau hari Jum’at wajib mengenakan Batik, ada juga yang menerapkan kalau hari kamis harus mengenakan Batik.

Kita tidak harus mengenakan Batik pada saat bekerja, Batik juga efektif dikenakan saat menghadiri acara resepsi pernikahan, acara ulang tahun hingga acara undangan makan malam. Lebih istimewa lagi Batik juga bisa dikenakan saat mengunjungi orang tua calon istri atau acara lamaran juga hehe, mana tau dengan mengenakan Batik kita jadi terlihat lebih gagah dan tampan sehingga meluluhkan hati orang tua dari wanita yang ingin kita lamar, RAHASIA :).

Sebagai bentuk dalam mendukung pelestarian batik salah satu usaha yang saya lakukan antara lain ikut mengenakan batik diberbagai acara serta selalu mengenakan batik setiap hari jum’at dan hari sabtu dikantor tempat saya bekerja.

Sikap lain yang saya lakukan adalah ikut berperan serta dalam menjualkan batik, baik itu sifatnya online dan juga offline. Saya anggap tindakan saya ini adalah sebuah Hobi baru selain main badminton, selain saya juga bisa belajar berwirausaha saya juga telah berpartisipasi dalam melestarikan batik.

Beberapa bulan menjalani hobi ini saya mulai mengetahui istilah-istilah dalam berdagang dan kerajinan batik, seperti apa itu resseler, canting, bahan dasar batik, jenis kain yang biasa digunakan dalam membuat batik, apa perbedaan batik tulis, batik print dan batik cap.

Ternyata perbedaan pembeli yang sifatnya Ritel dan Resseler itu terletak pada jumlah pembeliannya. Kalau resseler itu biasanya membeli dalam jumlah lusin atau kodi dengan tujuan untuk dijual kembali, sementara ritel itu membeli dengan cara satuan umumnya untuk digunakan sendiri.

Manfaat lain yang saya dapatkan adalah saya mulai mengetahui nama-nama batik favorit dari masing-masing daerah pengrajin batik salah satunya adalah Batik Madura yang terkenal dengan nama Serat Kayu.

Motif Serat Kayu - Madura

Motif Serat Kayu – Madura

Begitu juga dengan Batik Cirebon, nama batik yang terkenal di daerah kota udang itu dinamakan Batik Mega Mendung dengan gambaran pada motifnya seperti awan-awan yang sangat elegan tampilannya.

Batik Mega Mendung - Cirebon

Batik Mega Mendung – Cirebon

Hampir ketinggalan, mungkin beberapa sobat ada yang belum pernah lihat batik dengan motif seperti ini, pengrajin Surabaya yang saya kenal menyebutnya Batik 3 Dimensi berikut gambarnya :

Batik 3 Dimensi - Madura

Batik 3 Dimensi – Madura

Kalau Pekalongan terkenal dengan banyak motif dan beraneka ragam, salah satunya ini :

Batik Pekalongan

Sekar Jagad Modifikasi –  Pekalongan

Batik Pekalongan

Parang Rilis Modif – Pekalongan

Demikian tulisan singkat tentang Batik Indonesia yang saya ketahui, bagaimana dengan sobat ?

Salam Perbatikan 🙂

Advertisements

About Aulia Rahman

Melatih kepribadian diri dengan menulis, karena dengan menulis bisa mengajarkan kita cara bersikap, berbicara, dan bersilaturahim.
This entry was posted in Coret - Coret and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

27 Responses to Melestarikan Batik Indonesia

  1. Bisa buat referensi mas, terutama gambarnya bagus euy, karena dulu saya sering diminta anyak saya yang SD untuk nyarikan gambar batik se-Indonesia guna ngumpulin tugas SBK.

  2. moerad says:

    wah bagus bagus ne masbrow….saya akhir2 ne sudah mulai pake batik

  3. Suka dengan gambar yang pertama, motif serat kayu Batik Madura 😀
    Kalau batik Pekalongan bentuknya gimana Bang Aul?

  4. HM Zwan says:

    uwaaa..salam kenal 😀
    keren batiknyaaa..i love batik,tempat kerjaku 2hari pake batik..kamis sama jum’at 😀
    **maulah batiknya

  5. sennag banget baca postingan about batik ini
    menarik
    dan aku jadi cinta Batik…….
    salam hangat dari blue

  6. aulhowler says:

    Lhoo??
    Aku masih 19 bang.
    Seharusnya Aku yang manggil Bang Aul. hehe
    Panggilnya bang Aul atau bang Aulia atau bang Rahman bang?

    P.S.
    Seru yaa nama kita sama ^^

  7. averry99 says:

    Batik sekarang banyak kreasinya… jadi untuk anak muda (ciee) gak merasa sungkan untuk memakainya., saya aja pakai batik pas rihlah ke kebun raya 😀

  8. Ada juga batik Ciamisan
    Bagus lho 🙂

    Bisnis batik juga nih 😀

  9. Putrie Jrs says:

    Ciyee yang punya hobi baru 😀 Sukses buat hobi barunya Kak 🙂
    Barangkali minat menggabungkan hobi-hobinya, batik motif badminton? #ngawur

    Alhamdulillah saya juga berpartisipasi dalam melestarikan batik, dengan memakai baju batik ke kantor hari jumat sabtu, pakai bros batik, beli powerbank batik, jaket batik, map batik 😀 Banyak deh 😀 hehehe

  10. DimasAdy says:

    Ucapin Selamat.. maaf baru tahu
    Barokallohu Laka wa Baroka ‘alaika, wa Jama’a bainakuma fi khoir…

  11. Reza says:

    Nah, di medan sendiri bang, khususnya sumatera utara., kata teman, ada namanya batik batak. Aku masih searching ini dijual di mana. Kata teman sih ada. Biasanya batik lekat dengan Jawa, tapi ini ada motif bataknya. hahaha Nanti kalau tahu di share deh. Thank’s bang ceritanya di atas.

  12. bagus batiknya indonesia punya 🙂

  13. jasa seo says:

    batiknya di lestarikan jangan sampai orang luar mengambil budaya kita seperti pulau ambalat yang direbut oleh malaysia

  14. tapi sekarang udah banyak beredar batik buatan china, malah lebih murah dari batik lokal dan kualitasnya juga gak kalah bagus

  15. Jikuns says:

    iya nih, kita harus melestarikan kebudayaan terbesar kita 😀

    Pintu dan Jendela

  16. Kain Batik says:

    cara membuat batik sangatlah tidak gampang seperti apa yang kita bayangkan, proses batik yang bagus sungguh lama.. maka dari itu, kita sebagai penerus bangsa indonesia harus bangga dan menjaga budaya batik tersebut agar tetap lestari dan tidak jatuh pada kebudayaan negara lain lagi.

  17. Pingback: Pelestarian Budaya Batik Indonesia | dareciiebluedolphin

  18. Dewi Cristina says:

    Boleh saya pakai info ini buat blog saya? Baru discover Batik Embos dan jatuh cinta… indah sekali. Saya ada blog bahasa spanyol tentang textiles dari Indonesia, mau kasih tahu di seluruh dunia bawha di Indonesia ada textiles yang sangat bagus…
    Kalau mau lihat blognya: http://textilesdeindonesia.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s