Pertahanan Cinta Tanpa Titik

10380983_10202283370111612_5472469350379017162_nTerkadang bertahan bukanlah sikap yang bijak, bertahan hanya diperlukan untuk memberikan kita kesempatan dalam mengambil sikap. Ketenangan dan kestabilan jiwa yang tinggi diperlukan saat kita mengambil keputusan untuk bertahan, “Emosi”  yang kemudian berkumpul pada satu titik seakan-akan menunggu seperti Bom Waktu yang terus berdetik menunggu tiba saatnya untuk mengeluarkan semua isi dalam perutnya.

Amarah, Prasangka Buruk, Dendam, Sakit Hati dan Putus Asa bertebaran keluar memberikan dampak negatip dan kerugian disekitarnya. Hal itu disebabkan sikap bertahan yang tidak diimbangi dengan emosi jiwa yang kurang stabil. Senyuman, Canda, Tawa dan Ketenangan merupakan kandungan elemen yang dapat membantu menjinakkan Bom Waktu tersebut.

Amarah, Prasangka Buruk, Dendam, Sakit Hati dan Putus Asa sangat mudah untuk didapatkan, beda dengan Senyman, Canda, Tawa dan Ketengan sangat sulit sekali untuk kita temukan. Hal baik memang sulit dan butuh perjuangan, akan tetapi Keindahan yang kita dapatkan sangatlah Nikmat, Keindahan yang tidak terbatas seperti ini sangat diinginkan oleh setiap insan yang ingin mempertahankan Kebahagiaan dalam hidupnya.

Kebahagiaan yang tidak terbatas sangatlah Langka, kelangkaan inilah yang membuat orang harus mencarinya dengan susah payah. Perlu perjuangan, perlu keringat, perlu darah ( Red : Para Pejuang ), perlu luka untuk mencapainya. Bukankah setelah kesulitan ada kemudahan ?

Ada juga yang mengatakan Jadikanlah Kekurangan sebagai Kelebihan maka dari situ akan kita rasakan Kebahagiaan Hidup. Ya, dengan menjadikan segala kekurangan sebagai kelebihan dan bukan sebagai penambah beban kita.

Sepertinya kalimat itu bisa membuat kita untuk tetap bertahan, tetap berjuang dan tidak merasakan lelah untuk mengejarnya, meraihnya. Sabar, Ikhtiar dan Tuhan yang akan menentukannya hingga Tuhan berkata “CUKUP”.

Mungkin ada sedikit perbedaan antara judul dan isi, namun hanya ini yang terlintas dipikiran blogger ini. Jari ini ingin terus menari namun kesempatan yang tidak ada dan terkadang ide itu hilang dan ini kesempatan untuk memulainya kembali.

Salam ~ Untukmu Cinta.

 

Posted in Motivasi, Uncategorized | Leave a comment

Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Pos Indonesia 2014

Ada kabar gembira buat adik-adik yang ingin melanjutkan jenjang pendidikan di dunia Perkuliahan. Salah satu yayasan pendidikan milik PT Pos Indonesia yaitu Politeknik Pos Indonesia atau biasa disingkat dengan Poltekpos Indonesia kembali membuka kesempatan kepada adik-adik di seluruh Indonesia untuk menjadi mahasiswa Politeknik Pos Indonesia ( Kampus Orange ). Berikut sedikit informasi nya :

Jalur Khusus

Jalur Khusus Penerimaan di Politeknik Pos Indonesia

Continue reading

Posted in Pos Indonesia | Tagged , | Leave a comment

Arjuna Zaahirulhaq

Arjuna ZaahirulhaqPagi itu tanggal 09 November 2013 pukul 07.00, lorong rumah sakit itu masih sepi hanya ada aktivitas beberapa perawat rumah sakit  yang berlalu lalang untuk menangani pasien yang sedang bersiap untuk lahiran. Suasana rumah sakit itu masih sepi dan tenang seperti perasaan hati ayah yang masih tidak karuan dan tidak sabar untuk melihat sosok bayi hebat yang akan jadi kebanggan ayah dan bunda kelak.

Sudah tiga kali ayah mondar mandir di lorong itu, mata ayah hanya tertuju pada ruangan kaca yang tertutup gorden. Ada tulisan baby show ~ pukul 10.00 , ayah perhatikan jam saat itu masih pukul 09.45 , masih kurang 15 menit memang. Tidak sabar rasanya ayah ingin melihatmu nak, 10 jam perjalanan memang lama tapi semua itu ayah lakukan hanya untuk bisa menggendongmu, menciummu. Kondisi ibumu saat itu masih lemah sehingga ayah tidak bisa meninggalkan ibumu begitu saja.

Pukul 10.00 sudah tiba, ayah mencoba menelusuri lorong itu lagi. Terlihat ada 3 orang laki-laki mengikuti ayah, ayah rasa mereka juga merupakan sosok ayah yang sudah tidak sabar ingin melihat anaknya yang sedang berada diruangan steril itu. Continue reading

Posted in my dream, ~AZ | Tagged , | 3 Comments

Instrumen Senja di Masa Tua

Saat mata ini masih bisa melihat keindahan dunia, telinga masih bisa mendengar lantunan indah kicauan burung, raga ini masih bisa menyaksikan keramaian lalu lintas kendaraan yang berlalu-lalang dari balik jendela kamar dan pada saat itu pula aku sudah tidak dapat berlari kencang lagi hanya bisa mengharapkan kedua kaki yang masih kokoh ini untuk berdiri dan berjalan. Bersepeda, mengendarai mobil, sepeda motor sudah jenuh untuk ku kendarai.

Hanya satu yang tidak ingin aku tinggalkan “bersyukur” dan hanya satu yang ingin kunikmati tak lain hanyalah ingin menikmati masa tua yang indah bersama sosok wanita tangguh dan sabar yang selalu menyeduhkan teh untukku dipagi hari, menyiapkan sarapan, makan siang dan malamku. Merapikan bajuku yang kucel, menyisir rambutku dan selalu memijit kening ini setiap pulang kerja. Selalu mengingatkanku untuk selalu meminum multivitamin dan obat-obatan yang selalu ku konsumsi.

Melihat anak-anak yang sudah tumbuh besar dan memiliki keluarga masing-masing juga merupakan kenikmatan yang ingin dirasakan. Bahagia melihat mereka telah tumbuh dan berkeluarga, hanya do’a yang bisa kupanjatkan untuk kehidupan mereka yang lebih baik.

Keindahan yang ingin kudapatkan dikala masa rentaku telah tiba, pasti akan segera kudapatkan. Perjalanan hidup yang saat ini kujalani hanya semata untuk mempersiapkan semua itu. Menanti keindahan Masa Tua yang akan segera datang menghampiri.

~INDAH

Posted in Wanita, ~AZ | Tagged , | Leave a comment

Menanti

f - CopyTetaplah bersabar, meski waktu dua minggu yang dirasakan terasa sangat kurang. Namun itu semua semoga menjadi awal dan akhir yang indah. Awal dimana kita bertatapan, berciuman dan berpelukan, semoga juga itu merupakan akhir dari jarak ini.

Jarak yang seharusnya tidak tercipta, jarak yang tidak pernah di cita-citakan sebelumnya. Namun inilah kehidupan yang sebenarnya, kehidupan tidaklah semudah kita membalikkan telapak tangan, tidak semudah kita mengedipkan mata.

to ~ AZ

Posted in ~AZ | Leave a comment